Pages

Jumat, 25 April 2014

pengertian dari cerpen



A.   CERPEN
1.     Pengertian
Cerpen adalah cerita pendek, maksud pendek disini adalah panjang cerita itu kurang dari 10.000 kata atau kurang dari 10 halaman selain itu, cerpen hanya memberikan kesan tungggal yang dominandan memeutuskan diri pada satu tokoh dan 1 situasi.
2.     Unsur – unsur cerpen
Seperti halnya novel, cerpen memiliki unsure pembentuk dari dalam karya itu sendiri (intrinsik) dan unsure dari luar karya itu (ekstinsik). Nasib pelaku utama dalam cerpen tidak mengalami perubahan. Unsure in trinsik cerpen dan novel meliputi : tema, penokohan, alur, latar, gaya, bahasa, sudut pandang, dan amanat. Unsure ekstirinsik cerpen dan novel meliputi : kondisi sosial – politik pengarang, agama / kepercayaan pengarang, hidup pengarang dan aliran seni pengarang. Dalam bab ini hanya dijelaskan unsure intrinsic.
a)     Tema
Tema adalah ide pokok cerita ang menjiwai seluruh isi cerita. Tema suatu cerpen dan novel dapat berupa :
1.     Perlunyaq mencari ilmu untuk bekal hidup dimasa yang akan dating
2.     Kewajiban menolong sesame
3.     Penderita hidup karena putus cinta
4.     Kesuksesan hidup karena kerja keras
5.     Kekuasaan mengalahkan kebenaran
6.     Perlunya memiliki jiwa patriotism untuk membangun Negara, dsb
b)    Alur
Alur adalah jalannya cerita sejak awal sampai akhir. Alur  dibedakan menjadi 3 macam :
1.     Alur maju
Adalah jalannya cerita yang terjadi sesuai urutan waktu kejadian. Atau sejak awal sampai akhir. (A-2).
2.     Alur mundur
Adanya jalannnya cerita yang terjadi diakhir cerita lalu ke awal cerita.
3.     Alur campuran
Adalah jalannya cerita yang terjadi secara tidak berurutan. Bisa dari awal, dari akhir, atau dari bagian tengah cerita.
Rangkaian / tahapan peristiwa dalam cerpen dan novel adalah
1)    Tahap perkenalan (eksposi)
2)    Tahap pemunculan konflik 
3)    Tahap peningkatan konflik (komplikasi)
4)    Tahap puncak konflik (klimas)
5)    Tahap peleraian
6)    Tahap penyelesaian (tesolusi).
c)     Penokohan
Penokohan  adalah  panempatan tokoh dan watak tokoh dalam sebuah cerita. Berdasarkan sifat tokoh, tokoh dibedakan menjadi tokoh protagonis (tokoh yang mewakili ide pendengar / pembaca atau ang baik), toko antagonis (tokoh penentang protagonis / tokoh jahat), dari tokoh tri gonis(tokoh penengah atau netarl.
Berdasarkan perannya dalam cerita, tokoh dibedakan menjadi tokoh utama, tokoh pembantu, dan tokoh figuran
( pelengkap saja ).
D. latar
     Latar ada tiga macam, yaitu tempat, waktu, dan suasana yang terjadi dalam cerita. Misalnya waktu malam hari tempatnya dikamar, suasananya gembira, dan sebagainya.
E. gaya bahasa
     Gaya bahasa adalah pilihan kata yang digunakan pengarang dalam bercerita. Termasuk dalam gaya bahasa penggunaan majas.
F. sudut pandang
    Sudut pandang adalah posisi pengarang dalam bercerita. Sudut pandang sama juga dengan kata ganti orang secara umum, sudut pandang / kata ganti orang dibagi menjadi tiga macam yaitu :
1.)              Kata ganti orang pertama ( orang yang berbicara )
a.     Tunggal → ditandai oleh kata aku< saya< hamba, beta.
b.     Jamak   → ditandai oleh kata kamu.
2.)              Kata ganti orang kedua ( orang yang dibicarakan )
a.     Tunggal → ditandai oleh kata kamu, engkau, saudara, anda, bapak.
b.     Jamak   → ditandai oleh kata kalian
3.)              Kata ganti orang kedua ( orang yang dibicarakan )
a.     Tunggal → ditandai oleh kata ia, dia, beliau, ahmad, siti ( mnama orang )
b.     Jamak   → ditandai oleh kata mereka tetapi dalam cerita cerpen ( cerpen dan novel ) sudut pandang hanya ada.
1.     Sudung pandang orang pertama, ditandai kata aku, saya, kami
2.     Sudut pandang orang ketiga ditandai kata dia, ia, mereka, nama orang ( seperti hasan, tuti maria, DSB.)
3.     Sudut pandang pengarang sebagai pencerita / serba tahu, ditandai, oleh kemampuan pengarang mengetahui seluk beluk kehidupan tokoh, termasuk segala sifat tokoh, termasuk segala sifat tokoh.
Dalam penggunaanya yang sering digunakan adalah sudut pandang orang pertama dan orang ketiga.
g. amanat
   amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang dalam cerita.
Contoh amanat antara lain
1)    Janganlah kita merendahkan orang lain, sebab belum tentu kita lebih baik dari padanya
2)    Rajinlah menabung untuk bekal hari esok
3)    Tuntutlah ilmu agar hidup menjdi mudah
4)    Hormatilah kedua orang tua kita
5)    Berlakulah adil terhadap sesama dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About

Nama : Lailatul Istiqomah
e-mail : lailatulistiqomah261@gmail.com
facebook : ronalda
no.hp : 085859364014
alamat : RT 03 RW 94 Dsn wungurejo Desa Sidorejo Kec Rowokangkung Kab Lumajang.